ingin rasanya seperti ilalang yang bisa menikmati hembus angin, dan tetap terlihat indah walau hanya tumbuhan liar, tanpa merasakan apa itu sakit hati. tak semua yang aku tulis adalah aku.
Rabu, 05 Juni 2013
Tentangmu Belum Juga Usai…
kurasakan hembus angin malam
desirnya menggoyahkan dedaunan
dingin mememang yang aku rasakan
namun aku masih enggan beranjak
aku merasa ada ketenangan di sini…
ia… malam ini aku masih saja mengingatmu
mengingat jelas senyummu, peluk itu dan kecup manis bibirmu
teringat jelas juga suasana dimana kita berdua
saat pertama berjumpa hingga suasana saat terakhir kali kita berjumpa, tak sedikitpun terlupa tentangmu walau kebersamaan kita cukup singkat namun sangat membekas, mungkin apa yang terjadilah yang membuat dirimu sulit hilang dari benakku.
mungkin kau bisa dengan mudah melupakanku dan kebersamaan kita tapi tidak denganku, kenangan ini akan ada selamanya dalam diriku dan hidupku tak pernah aku sesali perpisahan kita ataupun perjumpaan kita tetap aku syukuri sebab inilah perjalanan hidup yang sudah di gariskan oleh sang pencipta, aku anggap kau sebagai bagian isi diary hidupku, kau sebuah kejadian yang mewarnai perjalanan hidupku.
sedikit pun takkan aku benci dirimu karena kau hadir dan pergi juga karena kehendakNYA, kau selalu bilang jika kau tidak baik dan aku terlalu baik untukmu, jujur hal itu tak pernah bisa aku terima karena aku yakin kau bisa menjadi baik bahkan jauh lebih baik saat kau mau usaha aku mau terus ada untukmu membantumu unuk bisa lebih baik, namun harapanku seakan hanya harapan entah apa yang ada di pikiran dan hatimu kau terus mempertahankan alasanmu “Kamu terlalu baik untukku De, kamu belum siap jadi pendampingku” dan setelah itu lah kita benar-benar harus menyudahi semuanya. Bagimu setelah itu semua telah usai tapi ternyata aku tak bisa juga mengusaikan bayangan tentangmu dan tentang kita, hanya keyakinan dalam hati yang menguatkanku kalau aku yakin semua akan baik-baik saja walau semua belum mampu aku lupakan, semua butuh proses dan waktu apa lagi soal hati, tetap semangat J
Hadirmu saat itu seperti hujan di tengan kemarau panjang
hadirmu menyejukkan jiwa dan menenangkan kalbu
kau juga seperti pelangi yang membuatku tersenyum
tersenyum setiap kali mendapat pesan darimu
kau seperti sebuah kejutan yang selalu membuat degub jantungku berdegub tak biasa malah luarbiasa yang aku rasa
kau juga seperti sebilah pisau yang tiba-tiba menghujam jantungku
membuat luka dengan tiba-tiba saat luka lamaku baru sembuh
kau seperti pemburu yg dengan manis mendekatiku dengan harapan indah namun sesudahnya kau melukai bahkan membunuhku
datangmu singkan namun cukup membuat aku BERKESAN akan apa yang kau lakukan padaku Trimakasih Pangeran Bersayap (RWPS) !!
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar