Jumat, 27 September 2013

Tak lagi sendiri namun tetap sendiri…


hai kamu yang kemarin baru saja menyatakan cinta padaku…
apa kabarmu di sana?
kau baru saja meminta separuh hatiku untuk kau miliki.
dan kau juga sudah menjadi isi sela jemariku yang kosong.
namun jarak menjadi pihak yang kejam melepaskan paksa jemari kita yang baru saja saling mengisi.
jarak yang berperan antagonis dalam hubungan kita, membuat  rinduku membengkak dan terasa sesak di dada.


aku kira hanya jarak yang akan menjadi musuh kita.
ternyata aku salah, ada kesibukan yang juga membuat kita dihantui kekesalan.
sebab kesibukan membuat waktumu untukku hampir tidak ada.
membuatmu terasa dingin dan seakan tak mengingatku ada.
ada untuk kau perhatikan… ada untuk kau berikan kabar… dan ada karna sebagian hatiku kau bawa.
dirimu diperdaya oleh kesibukan membuat aku tak lagi seakan sepesial.
aku disini penuh kekawatiran namun tak jarang kau membisu.
iya… membisu denganku dan tetap bercanda tawa dengan kesibukanmu.
membuatmu tak peka akan adanya aku yang juga membutuhkanmu.

aku wanitamu…
meski kau terkadang acuh teradapku, namun tenangla aku akan terus berusaha memperhatikanmu.
takkan lelah aku membunyikan lonceng pengingat bahwa aku ada untukmu.
kamu yang begitu jauh di pisahkan dariku oleh sang jarak yang kejam.
juga sang kesibukan yang terus memperdayamu agar lupa terhadapku.
tenang kasih aku setia menyadarkanmu bahwa aku akan selalu menjaga hatiku untukmu.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar