Senin, 25 November 2013

Diriku...

selamat malam hai kamu yang sedang metap mataku dengan penuh tatapan tajam, matamu  yang berkantung hitam, hai kamu yang sedari tadi Cuma diam menatap dengan penuh makna, kini kau sudah mulai berubah, kau beranjak dwasa dan lebih memahami arti rumitnya kehidupan, apalagi rumitnya perasaan cinta.

ya… kini kau mampu menekan egomu… meredam amarahmu.. disetiap masalah yang menghampirimu. Aku bangga padamu ternyata sekaranglah masanya kamu menjadi lebih baik, menerapkan apa yang selalu ibumu ajarkan, ibumu tak pernah lelah memberi contoh dan memberi tau apa yang sebaiknya dilakukan.

ibumu mengajarkan cara menghargai orang lain, cara menjaga perasaan orang lain, cara membuat orang nyaman dan menghargai diri kita juga cara menghadapi masalah yang terkadang selalu dihadapi dengan emosi, tapi kata ibu emosi itu tak menyelesaikan masalah, justru kadang diam itu lebih baik.

kata ibumu menekan ego dan emosi memang berat, sebab itu adalah cara menuju kedewasaan dan pengendalian diri, sebab sebaik-baiknya orang lain padamu, kamu tetap harus bisa mandiri, jangan menggantungkan diri pada orang lain,
karena menggantungkan diri pada orang hanya akan mengakibatkan kekecewaan.

sekarang kamu mampu mehanan sakitnya tercekik rasa kecewa dan cemburu, dengan menjadi pendengar yang baik saat orang yang kamu sayang menceritakan orang lain, orang lain yang mungkin lebih dia harapkan ketimbang kamu, kamu juga bisa menyimpan semua sesak didadamu dan seakan semua baik-baik saja tanpa mengusik orang yang sebenarnya tlah menyakitimu dengan sengaja, ya… sebab kamu tau betapa berartinya SAHABAT, meski dia dibelakangmu dengan sengaja mengusikmu.

aku merasa kamu sekarang benar-benar hebat, hebat dan kuat seperti yang ibumu mau, kamu pasti akan bisa lebih baik seiring berjalannya waktu, teruslah berusaha dan belajar dari segala kesulitan yang kamu jalani, setiap orang pasti akan lalui proses pendewasaan, dan itu tidaklah mudah, memang sakit rasanya, namun hasilnya amat baik.

hemmm… itu sepenggal percakapanku dengan diriku sendiri didepan cermin, ya… cermin kamar yang  menunjukkan wujud diriku dan perubahan ku setiap waktu.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar