Selasa, 31 Desember 2013

sesak semalam yang aku pendam...


sang Hujan di awal taun 2014…!!

rintik hujan dipagi ini seakaan melukiskan betapa sendunya pagiku hari ini.
seharusnya pagi ini menjadi pagi yang indah untuk awal taun yang baru, tapi rasanya hariku tak seindah riuhnya perayaan taun baru.
aku sendu… seperti anak ABG yang sedikit-sedikit galau… galau…
entahlah apa aku ini memang belum juga beranjak dewasa atau entah siapa yang belum dewasa.
smua selalu terasa rumit, dan amarah selalu membuat semua terasa semakin rumit.
sebab yang aku tau dari teori orang dewasa itu “
saat kamu seorang pemarah maka kamu harus bisa memanage marahmu untuk tak selalu meledak-ledak dan justru menyakiti orang lain. Saat kau seorang pendiam maka kau juga harus bisa memanage diammu agar kau bisa lebih menghargai lawan bicamu” apa itu hanya teori? Apa dewasa itu hanya teori? Aahhkkk entahlah… yang jelas aku tak boleh berkata lelah, aku tak boleh berkata sakit, aku juga tak boleh berkata berat.

Sadarlah Semua baru dimulai, sadarlah semua ini belum apa-apa, masih banyak hal yang berat yang akan kau lalui didepan sana, mungkin jauh lebih berat dari ini, mungkin jauh lebih menyakitkan dari ini, mungkin juga jauh lebih melelahkan, kau harus menjadi wanita yang kuat, wanita yang tangguh, jangan kalah dengan hal-hal seperti ini, kau sudah menjadi acuan untuk terus belajar sabar dari 2th trakhir sejak sakit cancer, sejak itu sesakit apapun jarum menghujam tubuh, alat-alat rumasakit menyakitimu kau kuat, kau tetap tersenyum saat kembali keluar sana, kenapa sekarang Cuma karna cinta kau harus mati sia-sia? Gak terhormat sekali.

sadarlah cinta itu indah tinggal bagaimana manusianya menjalani cinta, hujan juga indah gimana kita bisa mensyukurinya, mensyukuri apa yang Tuhan kasih walau kadang menyakitkan, yakin semua ada hikmahnya, yakin semua akan indah pada waktunya.
saat hujan turun mungkin sebagian mengeluh tapi aka ada pelangi setelahnya, dan hanya manusia yang bisa mensyukuri yang mampu menikmati indah pelangi.
begitu juga saat kamu bersabar… bertahan disetiap kesakitan dengan terus bersyukur dan tawakal yakin Allah takkan menyia-nyiakan jiwa wanita sepertimu.
yakin dan percayalah Allah akan kasih hal indah sebagai hadiah kesabaran disetiap kesulitan dan kesakitan.

hai hujan..
katakan padaku..
apa yang kau bawa untuk penawar senduku pagi ini..
apa kau hadir untukk mengajakku berbincang tentang beratnya hidup?
sepertinya semua tak seberat itu.. harusnya!!
hujan…
sampaikan padanya saat aku salah bersikap dalam menunjukkan bahwa dia yang terbaik untukku.. apa yang harus aku lakukan untuk lebih meyakinkannya ??
saat ini harapannku hanya sela jemarinya yang melengkapi sela jemariku yang kosong…
hanya pundaknya yang aku harapkan mampu menopang beratnya beban sakitku saat aku lelah menahan sakit…
hanya belainya yang mampu menenangkan rasa gelisahku menghadapi setiap detik kebosanan diantara puluhan butir kapsul kehidupan yang harus aku telan.
dan hanya ucap kasihnya yang mampu membiusku dari rasa sakit saat aku harus bergelut dengan perihnya dihujam puluhan jarum suntik.
Tuhan mungkin pegangan utama untukku, tapi dia juga berperan penting dalam sisa waktu yang aku punya untuk terus memperjuangkan hidup.
hujan…
mungkin kau menembah senduku pagi ini…
tapi terimakasih kau sudah mengajakku berbincang dan menyejukkan hatiku.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar