Kamis, 31 Oktober 2013

... ???


Apa yang kulakukan bukanlah tentang siapa engkau bagi siapa aku, melainkan tentang bahagiamu adalah bahagiaku.

Merelakan itu memang tidak mudah. Tetapi tidak mungkin jika tidak bisa.

Aku benci melihat orang menangis karena aku, terluka oleh kata-kataku. Aku benci menjadi aku, dan mengapa tidak pergi saja kalian semua?

Ada 2 yang menakutkan bagiku, yaitu neraka dan rasaku padamu.

Apakah semua penjahat lahir karena dicintai, atau hanya aku? Sebab sebelum aku menyukaimu, aku tidak sejahat ini.

Aku pernah hebat, menginjak kaki gunung dengan sengaja. Tetapi mengapa aku masih saja tumbang, oleh rasaku yang sebenarnya kerikil.

Adalah bukan rahasia lagi, jikalau keindahan itu jebakan

Kita pernah berbicara meski sebentar. Dan dari kesebentaran itu, kita melahirkan penyesalan yang bruumur panjang.

Aku benci rasa takut kehilangan. Itu membuat orang mengecilkan apa yang ada, dan membesarkan apa yang tidak ada.

Cinta memberi kuat untukmu bertahan, tetapi bila kuatmu tak dihargai, ya kenyataan jangan dilawan, lepaskanlah dia, cari yang baru

Dirinduiku, kamu terganggu

Kamu bertanya, mengapa aku menyakitimu? Aku bertanya juga, mengapa kamu masih membutuhkanku?

Kau pinta apa yang tak kumiliki, dan karena aku tak dapat memberikannya, kau jadikan aku bukan orang yang baik.

Barangkali awan itu lelaki, kekasihnya itu lautan, dan hujan itu buktinya. Sama seperti aku, kamu, dan puisi

Percayalah, bahwa tanpaku, hidup tak kalah serunya.

Kebahagiaan itu memakan korban, tetapi itu pula yang melahirkan pahlawan.

Acapkali esensi dari suatu ketulusan luntur oleh karena status yang didasari oleh ketidak-siapan

Beberapa orang mudah berpikir kalau orang lain adalah sombong lantaran menanggapi pujian. Tetapi aku berpikir, pemuji perlu di-apresiasi.

Rasa ingin tahu hanyalah sekadar, tetapi lebih dari itu, aku ingin mengenalmu, memahamimu, temukan diriku ada di matamu saat kita berjumpa

Ada rasa nyaman melihat bintang langit, mungkin biar cukuplah juga aku mengagumimu dari kejauhan.

Aku rindu pada aku yang dulu, di sebelum aku mengenal engkau

Pada suatu sisi di dalam berperasaan, aku teramat sangat tidak berbakat

Kadangkala, kita mudah untuk jatuh cinta, tetapi tidak mudah untuk memilih.

Tak apa, mungkin memang aku yang tak cukup baik untukmu. Biarkan aku berkaca

Ketika cinta bertepuk sebelah tangan, carilah tangan lain yang siap bukan hanya untuk menepuk, melainkan menggenggam erat.


hai .. ingatlah jangan jadi manusia yang lupa akan apa yang dulu terjadi, saat kau susah siapa yang disisimu setelah kamu bahagia dia seperti sampah yang kau injak-injak dan lupakan, karna saat kau kembali susah yakinlah dia..dia juga yang akan kamu ingat dan mintai tolong. karma itu mengikutimu.

>> ada yang tulisan bang Zarry dan K'adell semoga pas dihati kalian :)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar