Waktu berjalan takkan pernah mau manunggu, menunggu kita
berfikir tentang masa depan kita.
waktu berjalan merangkak penuh pasti mana mau sang waktu mengerti apa yang kita mau.
justru kita yang harus mengerti waktu, mengerti betapa berharganya waktu dan tak pernah sedikit pun menyia-nyiakannya, berfikirlah tentang masadepan tanpa membuang waktu, itu mungkin terdengar mustahil tapi tak ada yang mustahil selama kita mau berusaha.
jadilah diri yang lebih bijak.
ada saat kita merasan sakit hati disaat itu juga kita banyak membuang waktu memikirkan hal tak penting.
ada saat dimana kita menjadi bodoh saat kita terbelit masalah, padahal waktu tetap berjalan menjauh saat kita terpuruk dalam hal-hal yang tak penting.
sang waktu juga takkan pernah bisa mau memutar atau kembali pada saat kita menyia-nyiakannya dulu.
maka jangan sia-siakan waktumu, waktuku, waktu kita.
semua hidup kita bersangkutan dengan waktu.
ada saat dimana waktu mengantarkan kita pada saat menyakitkan dalam hidup.
ada juga saat sang waktu mengantarkan kita pada kebahagiian.
ada saat waktu mengantarkan kita pada apa yang kita impikan.
namun tak sering juga sang waktu mengantarkan kita pada sakitnya kegagalan.
semua hanya menunggu waktu tapi sebagai manusia yang memiliki Tuhan dalam hati, kita wajib memohon pada-Nya agar Tuhan mampu merancanakan hal-hal indah dalam setiap perjalanan waktu di kehidupan ini.
saat ini mungkin aku berdiri sendiri dikeadaan yang tak pasti.
dengan segala kekurangan yang aku miliki, belum ada teman berbagi keluh kesahku, belum ada penopang kepalaku yang terasa semakin berat karna penuh dijejali kepenatan.
belum ada yang dengan tulus memberikan celah jemarinya untuk aku genggam, untuk menemani jalanku yang berat dilorong gelap kesakitan.
sekarang belum ada yang membimbingku menempuh sangwaktu yang penuh liku.
belum ada yang tulus mau menahan kantuknya untuk menemaniku melewati rasa sakit.
belum ada yang rela meluangkan waktunya hanya untuk memelukku erat saat aku tertusuk tajamnya jarum suntik.. belum ada yang rela mengotori jemari tangannya hanya untuk menyeka tetesan darah yg mengalir dari hidungku… dan belum ada yang dengan tulus memapahku saat kakiku kaku tapi ingin berjalan.
tenanglah jiwaku.. tenanglah diriku.. aku masih punya ibu.. dialah segalanya.
dan soal jiwa yang akan menerimaku dengan tulus semua tentang waktu.
waktu yang akan menjawab doa-doaku, waktu yang akan mengantarkan aku menuju bahagiaku setelah kesendirinku dan kesakitanku.
doa dan usahaku adalah jalan dan lorong yang harus aku tempuh menuju indahnya kehidupan dimasa depan, namun jika waktuku terhenti terlebih dahulu, itulah pilihan Tuhan yang terlulis dalam takdirku, dan ingatlah jiwa… itu hal terindah yang Tuhan pilihkan untukku maka teteplah tersenyum menuju kedamaian abadi disana, disisi Tuhan.
tapi aku yakin sang waktu takkan kejam padaku dan meninggalkanku dalam lubang keterpurukan, aku akan menjadi wanita yang kuat yang berjalan beriringan dengan sang waktu dan impianku.
waktu berjalan merangkak penuh pasti mana mau sang waktu mengerti apa yang kita mau.
justru kita yang harus mengerti waktu, mengerti betapa berharganya waktu dan tak pernah sedikit pun menyia-nyiakannya, berfikirlah tentang masadepan tanpa membuang waktu, itu mungkin terdengar mustahil tapi tak ada yang mustahil selama kita mau berusaha.
jadilah diri yang lebih bijak.
ada saat kita merasan sakit hati disaat itu juga kita banyak membuang waktu memikirkan hal tak penting.
ada saat dimana kita menjadi bodoh saat kita terbelit masalah, padahal waktu tetap berjalan menjauh saat kita terpuruk dalam hal-hal yang tak penting.
sang waktu juga takkan pernah bisa mau memutar atau kembali pada saat kita menyia-nyiakannya dulu.
maka jangan sia-siakan waktumu, waktuku, waktu kita.
semua hidup kita bersangkutan dengan waktu.
ada saat dimana waktu mengantarkan kita pada saat menyakitkan dalam hidup.
ada juga saat sang waktu mengantarkan kita pada kebahagiian.
ada saat waktu mengantarkan kita pada apa yang kita impikan.
namun tak sering juga sang waktu mengantarkan kita pada sakitnya kegagalan.
semua hanya menunggu waktu tapi sebagai manusia yang memiliki Tuhan dalam hati, kita wajib memohon pada-Nya agar Tuhan mampu merancanakan hal-hal indah dalam setiap perjalanan waktu di kehidupan ini.
saat ini mungkin aku berdiri sendiri dikeadaan yang tak pasti.
dengan segala kekurangan yang aku miliki, belum ada teman berbagi keluh kesahku, belum ada penopang kepalaku yang terasa semakin berat karna penuh dijejali kepenatan.
belum ada yang dengan tulus memberikan celah jemarinya untuk aku genggam, untuk menemani jalanku yang berat dilorong gelap kesakitan.
sekarang belum ada yang membimbingku menempuh sangwaktu yang penuh liku.
belum ada yang tulus mau menahan kantuknya untuk menemaniku melewati rasa sakit.
belum ada yang rela meluangkan waktunya hanya untuk memelukku erat saat aku tertusuk tajamnya jarum suntik.. belum ada yang rela mengotori jemari tangannya hanya untuk menyeka tetesan darah yg mengalir dari hidungku… dan belum ada yang dengan tulus memapahku saat kakiku kaku tapi ingin berjalan.
tenanglah jiwaku.. tenanglah diriku.. aku masih punya ibu.. dialah segalanya.
dan soal jiwa yang akan menerimaku dengan tulus semua tentang waktu.
waktu yang akan menjawab doa-doaku, waktu yang akan mengantarkan aku menuju bahagiaku setelah kesendirinku dan kesakitanku.
doa dan usahaku adalah jalan dan lorong yang harus aku tempuh menuju indahnya kehidupan dimasa depan, namun jika waktuku terhenti terlebih dahulu, itulah pilihan Tuhan yang terlulis dalam takdirku, dan ingatlah jiwa… itu hal terindah yang Tuhan pilihkan untukku maka teteplah tersenyum menuju kedamaian abadi disana, disisi Tuhan.
tapi aku yakin sang waktu takkan kejam padaku dan meninggalkanku dalam lubang keterpurukan, aku akan menjadi wanita yang kuat yang berjalan beriringan dengan sang waktu dan impianku.
Komentar ini telah dihapus oleh administrator blog.
BalasHapus